POLINOMIAL MATEMATIKA
polinomial adalah suku banyak yang memuat variabel, koefisien,konstanta,dan pangkat cacah bersusun
Cara mencari nilai polinomial:
1.Teori substitusi
2. Teori horner
Contoh soal:
F(x)= 4x⁴+2x³-2x²+4x-7
X=2
1. Teori substitusi
F(2)=4(2)⁴+2(2)³-2(2)²+4(2)-7
=4(16)+2(8)-2(4)+4(2)-7
=64+16-8+8-7
=80-7
=73
2. Teori horner
Contoh soal:
F(x)= 2x³-3x²+x+6 : x+2

Maka nilai dari polinomial tersebut adalah -24
Bukan contoh
X½+4x²+x-3
1) . Penjumlahan danPengurangan polinomial
Cara melakukan operasi hitung pada suku banyak sama saja denganoperasi hitung seperti biasa. Hanya saja, operasi hitungnya memperlakukan koefisien yang memiliki nilai variabel sama. Sedangkan cara menghitungnya sama seperti dengan menghitung biasa.
Contoh soal:
f(x)= x⁴-3x³-4x²-3x+5
g(x)=4x²-6
Tentukan
a. f(x)+g(x)
b. f(x)-g(x)
Jawab
a. f(x)+g(x)
f(x)= (x⁴-3x³-4x²-3x+5) + (4x²-6)
= x⁴-3x³-3x-1
b. f(x)-g(x)
f(x)= (x⁴-3x³-4x²-3x+5) - (4x²-6)
=x⁴-3x³-4x²-4x²-3x+5+6
=x⁴-3x³-8x²-3x+11
2) Perkalian Polinomial
Operasi perkalian pada polinomial menggunakan sifat distributif. Yaitu (a+b) ( c+d)= ac+ad+bc+bd.
Contoh soal
f(x)= 3x²-x+5
g(x)=x+2
Jawab
f(x).g(x)= (3x²-x+5).(x+2)
=3x³+6x²-x²-2x+5x+10
=3x³+5x²+3x+10
ALGORITMA PEMBAGIAN
f(x)=p(x).h(x)+s(x)
Keterangan:
f(x)=Fungsi polinomial
p(x)=Pembagi polinomial
h(x)=Hasil bagi polinomial
s(x)=Sisa bagi polinomial
Pada algoritma pembagian ini menggunakan dua cara yaitu:
1. Cara bersusun
2. Teorema Horner
1. Menggunakan teori bersusun
Contoh soal:
f(x)=x⁴+x²-16 : x²+3x+2

Maka algoritma pembagiannya adalah
f(x)=p(x).h(x)+s(x)
x⁴+x²-16 = x²+3x+2 . x²-6x+17 (-63-50)
2. Menggunakan teori horner
Contoh soal:
f(x)= x³-7x²+4x+50 : x-3

Maka algoritma pembagiannya adalah
f(x) =p(x).h(x).s(x)
x³-7x²+4x+50 = (x-3). (x²-4x-8)+26
TEOREMA SISA
Teorema sisa 1
Pernyataan yang harus dibuktikan jika suku banyak f(x) dibagi x-k, maka akan bersisa f(k) atau bersisa f(k)
Contoh soal:
f(x)=x³+2x²+6x-7 : x-2
x-k=0
x-2=0
x=2
f(x)=x³+2x²+6x-7
f(k)= k³+2(k)²+6(k)-7
f(2)=(2)³+2(2)²+6(2)-7
=(2)³+4(4)+6(2)-7
=8+16+12-7
=24+5
=29
Teorema Sisa 2
Jika suku banyak f(x) dibagi ax-b maka akan bersisa f.
Contoh soal
3x²+x+5 : 2x-1
= ax-b= 0
=2x-1=0
=2x=1
x=½
f(x)=3x²+x+5
f(½)=3(½)²+½+5
=3(¼)+ 11/2
=3/4+11/2
=25/4
Teorema sisa 3
Jika suku banyak f(x) dibagi (x-a)(x-b), maka sisanya adalah p(x)+q dimana f(a)+q dan f(b)+q
Contoh soal
fx)= x³+4x+2 : x²-5x+6
X²-5x+6
(X-2)(x-3)
f(x)=x³+4x+2
f(a)=a³+4a+2
f(2)=(2)³+4(2)+2
=8+8+2
f(2)=18
f(x)=x³+4x+2
f(b)=b³+4b+2
f(3)=27+12+2
f(3)=41
f(a)=p(a)+q
18=p(18)+q
18+q=18
f(b)=p(b)+q
41=p(41)+q
41p+q=41
18p+q=18
41+q=41 -
-23p=-23
P=1
18p+q=18
18(1)+q=18
q=18-18
q=0
Jadi sisa pembagiannya adalah x
Teorema faktor
Jika suatu algoritma pembagian diuraikan suatu sisa bernilai nol, maka itulah faktornya
Contoh soal
Faktor dari polinomial tersebut adalah {-2,1}
Sehingga :
f(x) =p(x). h(x) + s(x)
x³-3x+2 = (x-1)(x+2)(x-1)
Sekian, Terimakasih.
Cara mencari nilai polinomial:
1.Teori substitusi
2. Teori horner
Contoh soal:
F(x)= 4x⁴+2x³-2x²+4x-7
X=2
1. Teori substitusi
F(2)=4(2)⁴+2(2)³-2(2)²+4(2)-7
=4(16)+2(8)-2(4)+4(2)-7
=64+16-8+8-7
=80-7
=73
2. Teori horner
Contoh soal:
F(x)= 2x³-3x²+x+6 : x+2

Maka nilai dari polinomial tersebut adalah -24
Bukan contoh
X½+4x²+x-3
1) . Penjumlahan danPengurangan polinomial
Cara melakukan operasi hitung pada suku banyak sama saja denganoperasi hitung seperti biasa. Hanya saja, operasi hitungnya memperlakukan koefisien yang memiliki nilai variabel sama. Sedangkan cara menghitungnya sama seperti dengan menghitung biasa.
Contoh soal:
f(x)= x⁴-3x³-4x²-3x+5
g(x)=4x²-6
Tentukan
a. f(x)+g(x)
b. f(x)-g(x)
Jawab
a. f(x)+g(x)
f(x)= (x⁴-3x³-4x²-3x+5) + (4x²-6)
= x⁴-3x³-3x-1
b. f(x)-g(x)
f(x)= (x⁴-3x³-4x²-3x+5) - (4x²-6)
=x⁴-3x³-4x²-4x²-3x+5+6
=x⁴-3x³-8x²-3x+11
2) Perkalian Polinomial
Operasi perkalian pada polinomial menggunakan sifat distributif. Yaitu (a+b) ( c+d)= ac+ad+bc+bd.
Contoh soal
f(x)= 3x²-x+5
g(x)=x+2
Jawab
f(x).g(x)= (3x²-x+5).(x+2)
=3x³+6x²-x²-2x+5x+10
=3x³+5x²+3x+10
ALGORITMA PEMBAGIAN
f(x)=p(x).h(x)+s(x)
Keterangan:
f(x)=Fungsi polinomial
p(x)=Pembagi polinomial
h(x)=Hasil bagi polinomial
s(x)=Sisa bagi polinomial
Pada algoritma pembagian ini menggunakan dua cara yaitu:
1. Cara bersusun
2. Teorema Horner
1. Menggunakan teori bersusun
Contoh soal:
f(x)=x⁴+x²-16 : x²+3x+2

Maka algoritma pembagiannya adalah
f(x)=p(x).h(x)+s(x)
x⁴+x²-16 = x²+3x+2 . x²-6x+17 (-63-50)
2. Menggunakan teori horner
Contoh soal:
f(x)= x³-7x²+4x+50 : x-3

Maka algoritma pembagiannya adalah
f(x) =p(x).h(x).s(x)
x³-7x²+4x+50 = (x-3). (x²-4x-8)+26
TEOREMA SISA
Teorema sisa 1
Pernyataan yang harus dibuktikan jika suku banyak f(x) dibagi x-k, maka akan bersisa f(k) atau bersisa f(k)
Contoh soal:
f(x)=x³+2x²+6x-7 : x-2
x-k=0
x-2=0
x=2
f(x)=x³+2x²+6x-7
f(k)= k³+2(k)²+6(k)-7
f(2)=(2)³+2(2)²+6(2)-7
=(2)³+4(4)+6(2)-7
=8+16+12-7
=24+5
=29
Teorema Sisa 2
Jika suku banyak f(x) dibagi ax-b maka akan bersisa f.
Contoh soal
3x²+x+5 : 2x-1
= ax-b= 0
=2x-1=0
=2x=1
x=½
f(x)=3x²+x+5
f(½)=3(½)²+½+5
=3(¼)+ 11/2
=3/4+11/2
=25/4
Teorema sisa 3
Jika suku banyak f(x) dibagi (x-a)(x-b), maka sisanya adalah p(x)+q dimana f(a)+q dan f(b)+q
Contoh soal
fx)= x³+4x+2 : x²-5x+6
X²-5x+6
(X-2)(x-3)
f(x)=x³+4x+2
f(a)=a³+4a+2
f(2)=(2)³+4(2)+2
=8+8+2
f(2)=18
f(x)=x³+4x+2
f(b)=b³+4b+2
f(3)=27+12+2
f(3)=41
f(a)=p(a)+q
18=p(18)+q
18+q=18
f(b)=p(b)+q
41=p(41)+q
41p+q=41
18p+q=18
41+q=41 -
-23p=-23
P=1
18p+q=18
18(1)+q=18
q=18-18
q=0
Jadi sisa pembagiannya adalah x
Teorema faktor
Jika suatu algoritma pembagian diuraikan suatu sisa bernilai nol, maka itulah faktornya
Contoh soal
Sehingga :
f(x) =p(x). h(x) + s(x)
x³-3x+2 = (x-1)(x+2)(x-1)
Sekian, Terimakasih.

Nice
BalasHapusTelah diperiksa
Ahmad Septiadi, M.Pd